Dalam kesehariannya ia tampak seperti gadis biasa, tak ada bedanya dengan gadis-gadis lain seusianya. Tapi saat ia mengenakan busana tari topeng lengkap dengan topengnya. Seolah-olah ada roh lain yang merasuki tubuhnya. Itulah Aerli Rasinah (22) cucu sang maestro Mimi Rasinah sekaligus pemegang tongkat estafet Seni Tari Topeng Indramayu (Pekandangan).
Bagi Aerli, menari baginya bukanlah sekedar menjalankan wasiat almarhumah sang nenek untuk melanjutkan kesenian tari topeng di tangannya. Tapi baginya, menari adalah panggilan jiwa. Bukan sekedar kewajiban tapi merupakan kebutuhan bagi hidupnya. Itulah mengapa setiap gerak tarinya terasa begitu hidup dan sanggup membuat jiwa setiap mata yang memandangnya terasa turut hanyut dalam setiap gerakannya. Karena gerakan tarinya tidak sebatas muncul dari dalam pikirannya, tapi jauh dari dalam hatinya.

Panji Rogoh Sukma adalah tarian terakhir Mimi Rasinah. Tarian ini diaggap sebagai puncak tertinggi seni tari Topeng Indramayu. Dalam tarian ini seorang penari dituntut untuk mengolah jiwanya dengan menahan segala gerak tubuh. Gerak-gerak yang muncul adalah dorongan yang benar-benar meluncur dari kedalaman jiwa, bukan karena sesuatu yang dipikirkan secara teknis. Dan Aerli Rasinah sanggup melakukan semua itu dengan baik.

Layar21
ReplyDeletenonton sub indo
delimapoker
ria4d
ria4d
halototo
hepi4d
dominohalo
hepi4d
kapal4d